6 Komponen Mobil yang Rentan Rusak Akibat Anda Sering Ngebut

Kebut-kebutan saat mengemudi mobil di jalan raya tidak sekadar berbahaya bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain, tetapi juga untuk kendaraan Anda sendiri. Mengemudi mobil dengan ngebut akan membuat beberapa komponen mobil lebih cepat rusak. Jika hal demikian terjadi, Anda pun akan mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan si mobil. Padahal, pembelian mobil yang terbilang mahal juga turut mempengaruhi biaya perawatan atau pun servis. Misalnya, harga BMW X3 tentu memiliki biaya servis maupun perawatan yang berbeda dengan mobil lainnya.

Komponen Mobil yang Cepat Rusak

Pada saat-saat tertentu, bisa saja Anda dihadapkan pada situasi atau kondisi yang mengharuskan untuk mengebut. Meskipun demikian, Anda sebaiknya tidak melakukannya terlalu sering agar tidak mengeluarkan biaya tambahan. Harga BMW X3 maupun lainnya tentu tidaklah sedikit, maka sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam mengemudi. Berikut ini adalah komponen mobil yang akan lebih cepat rusak saat Anda sering gunakan untuk mengebut.

 

1. Koil
Pembangkit tenaga listrik pada kendaraan disebut koil. Jika Anda sering memacu mobil dalam kecepatan tinggi, akan mengganggu proses pembakaran dan memicu kerusakan pada koil.

2. Karburator
Fungsi dari karburator adalah sebagai mekanik manual yang akan memasok bensin ke dalam silinder untuk proses pembakaran bahan bakar. Dapat dikatakan bahwa komponen utama yang berperan penting dalam mengatur laju mobil Anda adalah karburator. ketika Anda memacu mobil dalam kecepatan tinggi, supply bahan bakar kedalam silinder menjadi terlalu banyak, sehingga kendaraan berpotensi mengalami mogok.

3. Rack End
Komponen pada kaki mobil disebut dengan rack end, jika Anda mengemudi mobil dengan mengebut, komponen yang satu ini akan lebih cepat mengalami kerusakan dibandingkan lainnya. Komponen yang satu ini memiliki peran penting dalam mengatur tingkat kelurusan roda mobil saat berjalan lurus.

Terganggunya rack end cukup berbahaya karena memengaruhi keseimbangan mobil. Selain kebut-kebutan, faktor lain pemicu rusaknya rack end adalah kurangnya perawatan pada mobil maupun sering melewati jalan berlubang.

4. Tie Rod
Komponen penghubung antara rack end stir dengan roda disebut dengan tie rod. Pada umumnya, tiap roda memiliki satu tie rod, walaupun ada juga beberapa mobil yang memiliki dua. Jika tie rod mulai rusak, Anda akan kesulitan menyetir mobil, bahkan bisa saja oleng.

Tanda lain saat tie rod mobil Anda rusak adalah setir yang menimbulkan bunyi dan bergetar. Jika hal tersebut terjadi, Anda perlu memastikannya dengan mendongkrak roda depan, kemudian menggoyangkannya ke kiri dan kanan. Jika tie rod mobil yang rusak, akan terdengar bunyi aneh.

5. Ball Join
Pada bagian kaki mobil, terdapat komponen yang berperan menghubungkan antara arm dan knuckle roda, yaitu ball joint. Fungsi lain dari ball joint juga sebagai poros roda saat akselerasi berbelok ke kanan dan kiri. Gejala kerusakan komponen yang satu ini ditandai dengan munculnya suara/bunyi mengganggu di bagian kaki mobil.

6. Ban dan Velg
Komponen yang paling terasa gangguannya apabila terlalu sering dibawa ngebut dan terkena jalanan berlubang adalah ban dan velg. Efeknya yang ditimbulkan tidak akan begitu terasa pada awalnya, namun lama-lama, mobil pun tidak nyaman lagi saat dikendarai.

Akibat sering ngebut apalagi di jalanan berlubang, permukaan ban akan aus dan tampak benjol. Hal ini terjadi karena kawat di dalamnya putus, akibatnya, ikatan materialnya menjadi terbuka. Sementara kondisi vleg akibat mobil sering dipakai ngebut adalah bagian permukaan yang tidak rata, bengkok, dan retak di bagian tertentu.

Itulah enam komponen mobil yang akan fungsinya dapat terganggu akibat Anda mengemudi dengan kecepatan tinggi. Dengan lebih berhati-hati dalam mengemudi, Anda pun dapat meminimalisasi biaya perbaikan untuk mobil. Untuk mendapatkan mobil yang nyaman digunakan, Anda dapat memilih mobil yang berkualitas namun tentu tidaklah murah. Harga BMW X3 adalah salah satu contoh mobil berkualitas dengan standar biaya berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *